Tips Game Tips GamePanduan ringkas untuk pembaca yang ingin paham tanpa bertele-tele.
gaming

Tiga Tips Bermain Game Mobile Agar Tidak Mudah Mati di Early Game

Pemula sering mati di awal game? Nadya dari Sigli berbagi tiga tips sederhana yang sudah terbukti bikin survival rate naik. Cocok buat kamu yang baru mulai.

4 Apr 2026 · 3 menit baca · oleh Nadya Manurung
Tiga Tips Bermain Game Mobile Agar Tidak Mudah Mati di Early Game

Dulu waktu pertama kali maen PUBG Mobile, saya hampir selalu jadi yang pertama mati. Rasanya frustrasi bangeet, apalagi kalau lagi main bareng temen-temen satu kampung di Sigli. Tapi setelah tiga tahun main dan belajar dari kesalahan sendiri, saya sadar bahwa kunci bertahan hidup di early game sebenarnya sederhana. Bukan soal aim jitu atau reflek super cepat, tapi soal keputusan kecil yang sering diabaikan pemain pemula. Berikut tiga tips yang saya pakai sendiri dan sudah saya bagi ke adik-adik SMA di sini.

Mulai dari Peta dan Mode yang ‘Aman’

Banyak pemain pemula langsung nyemplung ke ranked atau mode klasik tanpa mikir panjang. Padahal, survival di early game sebagian besar ditentukan oleh di mana kamu mendarat. Saran saya, hindari lokasi populer seperti Bootcamp atau Pochinki kalau kamu belum pede. Coba cari spot kecil di pinggir peta yang jarang dikunjungi pemain lain. Di PUBG, misalnya, daerah seperti Mylta Power atau Shelter bisa jadi pilihan aman. Di Mobile Legends, jangan langsung rush ke lane lawan saat minion belum muncul — tunggu sampai tim siap. Kuncinya: jangan serakah. Lebih baik slow farming dapet perlengkapan standar daripada mati lima menit pertama.

Pelajari Timing dan Rotasi Bukan Cuma Aim

Dulu saya fokuz banget latihan aim di training mode. Ternyata aim hanya sebagian kecil dari cerita. Hal yang lebih krusial adalah membaca peta dan timing musuh. Misalnya, di PUBG, saat zona mengecil, perhatikan arah tembakan dan hindari area terbuka. Lebih baik merayap atau pake vehicle untuk rotasi cepat. Di Mobile Legends, rotasi dari mid ke sidelane di menit 2–3 bisa bikin lawan kaget. Saya sering memanfaatkan wktu saat lawan sedang sibuk last hit minion. Kuncinya adalah melihat mini-map setiap 3–5 detik. Kebiasaan ini yang bikin saya bisa bertahan sampai late game lebih sering.

Atur Sensitivitas dan Layout Sesuai Kebiasaan Tangan

Satu hal yang jarang dibahas di tutorial adalah setting kontrol. Banyak pemain pake setting default dan merasa tidak nyaman. Padahal, kenyamanan grip dan posisi tombol sangat memengaruhi kecepatan reaksi. Coba luangkan 15 menit di training ground untuk menyesuaikan sensitivitas kamera dan tombol tembak. Saya dulu pake layout 3 jari untuk PUBG, tapi setelah adaptasi ke 4 jari, akurasi saya naik drastis. Jangan takut eksperimen — setiap orang punya bentuk tangan yang berbeda. Yang penting adalah konsisten setelah menemukan setting pas. Pelajarin sendiri, sesuaikan dengan gaya main kamu.

Tips di atas bukan ilmu baru, tapi sering diabaikan karena pemain lebih sibuk nyari build atau hero terkuat. Padahal, fondasi dasar seperti pendaratan, rotasi, dan setting kontrol justru yang bikin permainan terasa lebih terkontrol. Kalau kamu pemula, coba terapin satu per satu dulu. Tidak perlu langsung sempurna. Main santai, evaluasi tiap pertandingan, dan kamu akan lihat progresnya sendiri.

Buat kamu yang ingin tahu lebih dalam soal strategi turnamen lokal, cek artikel di Kompas Gaming tentang pengalaman pemain profesional — banyak insight yang bisa dipakai meski kamu hanya main kasual.

Pemain sedang mengatur sensitivitas di menu pengaturan PUBG Mobile Ilustrasi rotasi aman di peta Erangel PUBG Mobile

Untuk konteks lebih: sumber resmi

Tag: #tips game #strategi #PUBG #pemula #mobile legends